deedein

Permisi, Kak, siapa tahu tertarik untuk membaca cerita action - romance comady bisa mampir ke lapak @deedein.
          
          • SNEAK PEAK DIANE IS A CRIME TARGET •
          
          "Apa kau berpikir ingin segelas koktail?" tanya Asher mendekatkan wajahnya dengan wajah Diane. 
          
          Memicingkan matanya tajam. Diane berkata, "Satu-satunya yang aku inginkan adalah lepas darimu."
          
          "Well, segelas jus persik dan koktail," kata Asher pada pramugari tadi tanpa mengindahkan ucapan Diane.
          
          Selepasnya, Diane mendengkus tajam. "Aku bilang aku ingin lepas darimu. Bukan minuman atau semacamnya."
          
          "Really?" Asher mengerutkan hidungnya yang dipahat dengan mancung. "Memangnya siapa yang memesankanmu? Aku ingin minum keduanya." 
          
          Gigi Diane saling bergeretak. "Uh, kau benar-benar brengsek." Diane menggeram merasa benar-benar ingin melempar heels ke wajah Asher dengan segera.
          
          Tap link untuk membaca lebih banyak :
          
          https://my.w.tt/RPXU8DjXq8
          

rapyourbae02

this message may be offensive
"Sudah bangun dari tidurmu, Tiger?" 
          
          "Fuck you, Bastard. Apa yang telah kau lakukan padaku semalam, hah?!" pekik Eleanor dengan wajah yang sudah memerah dan mata yang menatap nyalang ke arah Landon. Ia terbangun di tempat asing dalam keadaan telanjang dan darah yang berceceran di mana-mana pagi ini dan tiba-tiba Landon muncul dengan gampangnya tanpa rasa bersalah sedikit pun. 
          
          Lelaki itu terkekeh, "Slow down, Tiger. Kalau kau mengetahui apa yang sebenarnya terjadi semalam mungkin kau bahkan tidak akan berani untuk meneriakiku seperti tadi," tukas Landon enteng.
          
          Eleanor mengerutkan keningnya. Apa maksud perkataan Landon barusan? 
          
          Di sisi lain, Eleanor terus merintih kesakitan karena selangkangannya masih terasa nyeri. Astaga, ia tidak mungkin bisa berjalan dan bekerja seperti biasanya dalam keadaan seperti ini. 
          
          "Ah, dan maaf untuk itu," ucap Landon tiba-tiba. Mata biru Eleanor spontan menatap Landon ketika lelaki itu mengatakannya.
          
          "Tapi yang terpenting, kita harus mengkhawatirkan kondisimu karena aku...," Landon menjeda ucapannya. Membuat Eleanor lagi-lagi menatapnya dengan pandangan bertanya-tanya. Alisnya terangkat sebelah menanti ucapan Landon selanjutnya. 
          
          "Aku tidak menggunakan pengaman semalam," sambung Landon dengan mata yang tepat menatap ke mata Eleanor.
          
          Bloody hell! Dan pada detik yang sama, Eleanor langsung merasa dunianya akan runtuh saat itu juga. 
          
          Link: 
          https://www.wattpad.com/869912947-the-devil-behind-me-carter-series-2-the-devil
          
          Dibaca ya kak, siapa tau suka. Ada di akun @afifahhtl 
          Jangan lupa tinggalkan vote+komentarnya❤