Menulis apa yang ada di pikiran kita ternyata susah banget ya :" Padahal udah coba berimajinasi bebas, tapi tetep aja...
Ibaratnya kayak otakku terkurung di dalam jeruji besi. Nggak bisa keluar dengan bebas :(
Putrajaya dari ranah penguasa Timur.
Yang digadang-gadang sebagai pedang pelindung.
Padahal dibalik perisailah seharusnya rakyat berlindung.
Cucu sang Aæsmör, seru lantang semua.
Puji-pujian berkumandang, hingga langit mendengar.
Namun mereka lupa akan suatu hal.
Bara api yang semula padam,
Sesungguhnya tak mati direnggut kalam.
Ignore User
Both you and this user will be prevented from:
Messaging each other
Commenting on each other's stories
Dedicating stories to each other
Following and tagging each other
Note: You will still be able to view each other's stories.