intinirmana

Just update chapter eight and nine of The Greatest Love. 
          	Read, vote and comment. Thanks

Aponiline

Halo, kak izin bertemu pembacamu
          Untuk berbagi cerita dan rumah melalui ceritaku..
          Cerita dan puisimu sangat menyentuh, siapapun kamu. Terimakasih telah menjadi kata yang punya rasa melalui puisi-puisimu yang indah.
          
          Salam kenal dari aku, jikalau mau mampir. Silahkan dengan senang hati waktu dan tempat❤️
          
          https://www.wattpad.com/story/265532331?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Aponiline&wp_originator=y9pGJ4YB4WowAVWMzh8t8RYytcjeB8K5BoeB0ksNXWrjb5Wyn7gLozvEe6BAuBE0poIP1eYzTSSe6GabUcl9A6JvDbIhzSfOMit2PQCVNRlfa4Qz0NAnWUQKeiHQLd%2Bu

inaylarepelando

ijin promote kak !
          
          https://my.w.tt/bryLyyRKQ0
          
          Perlahan-lahan aku membuka mataku
          , aku berada di sebuah jembatan , yang di sebrang sana terdapat tempat yang indah layaknya tempat abadi para manusia.
          
          Aku ingin berjalan menuju tempat itu tiba-tiba seseorang mendatangiku dan berkata :
          
          "Tunggu Kyra , misimu belum berakhir"ujarnya.
          
          "Misi apalagi ? aku ingin beristirahat sekarang"balas Ku
          
          "Dia masih merasa sedih , dan tugasmu adalah untuk membahagiakannya"ujarnya.
          
          "Kumohon ijinkan aku beristirahat"tolak Ku
          
          "Kau bisa beristirahat , tapi jalankan dulu tugasmu"
          
          Seketika , pandanganku mulai gelap dan berganti ke dunia nyata.
          
          Dimana tempat itu ?
          Ku mohon aku ingin beristirahat.
          
          Kulihat alat-alat itu terpasang di tubuhku , jelas ! ini di rumah sakit.