Dan untuk cover cerita awal Om Pierre dan Arin, dan untuk sekuel ini aku ubah, judul untuk cerita lama nya juga udah aku rombak menjadi bahasa Prancis, moga aja kelen suka ya ges ku
Waktu boleh berlalu, tapi darah patriot itu nggak pernah pudar.
Hari ini, Lio Andries Tendean resmi memakai seragam biru SMA Taruna Nusantara. Berdiri tegap di Lembah Tidar, tempat yang sama di mana Ayah Pierre dulu ditempa. Tapi ternyata, masa lalu nggak benar-benar terkubur. Sosok 'Ular Berbaju Sutra' kembali muncul dengan kekuasaan yang lebih besar.
Siap melihat Lio menjadi benteng baru untuk Ibu Arin? Yuk, meluncur ke Bab 7
https://www.wattpad.com/1606351931?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=coretanamel
Widya sudah benar-benar kehilangan akal sehatnya. Kali ini bukan cuma kata-kata pedas, tapi ancaman nyata yang bikin jantung Pierre (dan kita semua) hampir berhenti berdetak. Untungnya, melodi di rumah nomor 12 terlalu indah untuk dihancurkan begitu saja.
Penasaran gimana detik-detik mencekam saat Arin dijebak? Dan gimana dinginnya tatapan Pierre saat mengantar Widya 'pulang' ke Jakarta?
Bab 6 sudah UP! Mari kita bernapas lega bareng Arin dan Pia.
https://www.wattpad.com/1602991008?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=coretanamel