Start Reading
Description
Aku selalu berpikir papa lebih menyayangi adik-adikku. Ada banyak hal kecil yang membuatku berpikir begitu. Aku ingin papa bangga kepadaku. Karena itu, aku berusaha menjadi anak yang berprestasi. Aku pikir, mungkin suatu hari nanti papa akan melihatku lebih dari sekadar anak sulung yang harus bertanggung jawab. Namun, semakin aku tumbuh, semakin sedikit percakapan kami. Sampai suatu hari, aku mulai menyadari sesuatu yang tidak pernah kupahami. Bagaimana jika selama ini aku hanya teralu sibuk mencari kasih sayang dalam perkataannya, sampai lupa melihatnya dalam setiap tindakan? Dan bagaimana jika suatu hari nanti aku ingin mendengar suara papa lagi, tetapi waktu sudah tidak memberiku kesempatan? Note: Cerita ini on going
Chapter 1: Januari
Continue Reading on Wattpad