Short Story
66 stories
Poker Faces by HeinLKreuzz
HeinLKreuzz
  • WpView
    Reads 856
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 1
Rashyia, seorang gadis lumpuh, menemukan kejanggalan di keluarga sahabatnya, Millie. Seseorang terbunuh dan dengan segala kekurangannya Rashyia berusaha membongkar dan menemukan pembunuhnya. Tanpa menyadari bahwa dia bisa menjadi korban berikutnya.
Siomay dan Perbincangan Sekali Duduk by nona-hujan
nona-hujan
  • WpView
    Reads 18,922
  • WpVote
    Votes 5,189
  • WpPart
    Parts 3
[3/3] amati sekitar. barangkali, kamu yang selanjutnya dinanti-nanti oleh seorang Tukang Siomay Edan untuk berbincang-bincang dalam sekali duduk. dia memang orang asing, tapi ... gak ada salahnya kan kalau kamu coba?
The Chronicle Of Ugly People by AYUTIEN
AYUTIEN
  • WpView
    Reads 39,630
  • WpVote
    Votes 4,809
  • WpPart
    Parts 1
Ketika orang-orang yang tak rupawan itu jatuh cinta...
PERTIWI PUSAKA by shinefil
shinefil
  • WpView
    Reads 9,773
  • WpVote
    Votes 1,530
  • WpPart
    Parts 3
Dialah Pertiwi. Ia punya kebanggaan, ia punya prestasi, ia punya jati diri, dan ia percaya generasi mudanya akan menaklukan dunia. - Biarlah api menyala lebih lama lagi, seperti harapan dan keinginannya yang selalu bertahan lebih lama dibanding orang lain. Karena ia adalah Indonesia Pusaka.
Kamuflase [5/5 END] by kontradiktif
kontradiktif
  • WpView
    Reads 39,442
  • WpVote
    Votes 6,811
  • WpPart
    Parts 5
[CERPEN] Aku akan menceritakanmu sebuah kisah. Kisah tentang betapa kejamnya dunia ini, menggilas orang-orang dari kalangan bawah. Kisah tentang betapa uang menjadi sesuatu yang jauh lebih dielu-elukan daripada kemanusiaan. Kisah tentang betapa mirisnya, keseharian seorang pecundang. Kisah tentang betapa penampilan, mengemas pribadi seseorang, menjadi pribadi yang lain. Juga kisah tentang betapa munafiknya, ketika sebuah mulut berbicara. Kamuflase. © copyright story to Anis (wishtobefairy) only on Wattpad. STATUS : Sudah direvisi.
Sampah #6: Recehan Kadaluarsa by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 5,799
  • WpVote
    Votes 1,521
  • WpPart
    Parts 1
Pernah memberikan secercah uang Anda untuk pengemis? Merasa iba jika pengemis itu membawa bayi atau anak-anak? Berharap uang Anda akan membantu ekonomi mereka? Coba pikir lagi. Jika Anda pernah menghabiskan waktu dengan seorang bayi, Anda pasti menyadari bahwa bayi sangat mudah terbangun dari tidurnya. Entah itu karena lapar, buang air, atau kaget. Coba bayangkan jika bayi itu berada di sebuah tempat yang bising dan tidak nyaman. Apakah bayi itu tidak akan terganggu? Sekarang coba bandingkan dengan bayi-bayi yang dibawa pengemis. Di terminal maupun di lampu merah, suasananya hiruk pikuk dan tidak sesuai untuk bayi yang sedang tidur. Mereka juga dibawa berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Terkadang bahkan bayi itu dibawa berlari mengejar bus kota. Tapi bayi itu tetap saja terlelap di alam tidurnya. Pernah Anda berhenti sebentar dan berpikir kenapa? [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #6]
Sampah #7: Masker Bedah by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 4,983
  • WpVote
    Votes 1,248
  • WpPart
    Parts 1
"Jadi, saya harus bayar berapa?" Mencuri dengar itu tidak baik, bukan? Siapa tidak tahu hal itu? Tidak ada. Siapa yang peduli? Tidak ada juga. Apalagi, aku mendengar namaku disebut. Rasa penasaranku terlanjur menggebu-gebu. Bagaimana tidak? Ayahku akhirnya menelepon koleganya. "Empat puluh saja, Pak." Untung bagiku, ayah selalu memasang telepon dalam volume keras. Tidak perlu sampai berjongkok dalam gelap, jawaban di seberang sana sudah jelas terdengar. "Tapi anak saya bener bisa masuk kedokteran?" Jantungku berdegup kencang. Liar. Jawaban kolega ayah akan menentukan nasibku. Jawaban yang bisa menjadi penolakan kelima, atau sebaliknya. "Bisa. Nanti ikut tes untuk formalitas. Sisanya akan saya urus." [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #7]
Sampah #5 Borgol Karatan by kontradiksi
kontradiksi
  • WpView
    Reads 4,394
  • WpVote
    Votes 1,101
  • WpPart
    Parts 1
Tajamnya udara Bandung dini hari menggigit kulitku. Beku, nyaris membuat tubuh ini menggigil. Potongan seragam biru tua sudah kutanggalkan, diganti kaos oblong dan sarung kotak-kotak. Aku menggosok kedua telapak tangan, usaha sia-sia untuk menghasilkan panas. Untung dingin begini tak seberapa dengan pemasukannya. Pekerjaan dini hari punya uang yang lumayan. Tak apalah uang kotor. Yang penting lumayan untuk biaya rokok sehari-hari. "Ayo cepat, cepat! Semua barang harus masuk hari ini. Minggu depan ada sidak dari Kanwil," perintah pria di ujung gerbang. Ia membuka kain hitam penutup bagian belakang mobil pickup. Mataku memicing, mencoba mengenali barang-barang yang ditumpuk di mobil. Ada TV, dispenser, laptop, hingga sofa kulit berwarna cokelat. Alat-alat elektronik masih dibungkus kardus. Sofanya dilapisi plastik ketat transparan. Semuanya terlihat baru. [Sekarung Sampah Untuk Indonesia #5]
TIME (END) by iloveyoubyy
iloveyoubyy
  • WpView
    Reads 5,882,252
  • WpVote
    Votes 251,172
  • WpPart
    Parts 52
Aku melangkah cukup lama dengan masa lalu yang kelam, aku sudah lelah berjalan di kegelapan dan kini apa aku harus kembali pada masa itu lagi? Bagaimana bisa? Bagaimana bisa pria yang aku cintai membuat aku terluka? Pria yang datang dengan senyum serta mata hitam yang indah kini kembali membawaku kedalam kegelapan. Dua manusia yang berhasil membuatku menjadi pemeran jahat dalam kisahku sendiri. Dua manusia yang membuatku terlihat sangat menyedihkan di dalam kisahku sendiri. Ini kisahku tapi terlihat seperti kisah mereka, kisah yang memberikan kesedihan, penghianatan, kebencian dan mungkin juga takdir. Aku Maudya Cella benar benar benci Gilang Pratama dan Anita Zarah, aku hidup hanya untuk kedua anakku. Hanya mereka alasan aku untuk bernafas sekarang, walaupun aku tidak tahu seperti apa takdir akan melukiskan kisahku di masa mendatang.
Hujan dan Luka [1/1 End] by just-anny
just-anny
  • WpView
    Reads 71,554
  • WpVote
    Votes 5,197
  • WpPart
    Parts 1
[hanya dipublish di http://wattpad.com/user/just-anny, jika menemukan cerita ini di situs lain artinya itu merupakan PLAGIAT/PENYEBARAN TANPA IZIN] "Bagaimana rasanya kesakitan, Rain?" copyright © 2015 by just-anny