Bellaaaa__
"Some stories are meant to be read. Others are destined to be lived."
Bagi Aurelia, membaca adalah cara paling sederhana untuk melarikan diri dari kenyataan.
Di antara begitu banyak kisah yang pernah singgah di tangannya, hanya satu yang selalu berhasil membuatnya kembali membuka halaman pertama setelah mencapai halaman terakhir.
Āryāvartasya Bhāgya Parivartinī.
Sebuah novel berlatar di zaman india kuno itu penuh dengan kisah kerajaan, para ksatria, intrik politik, dan takdir yang saling bertaut. Setiap bab seolah menghidupkan dunia yang telah lama berlalu, membuatnya merasa begitu dekat dengan tokoh-tokoh di dalamnya.
Namun...
Tak pernah terlintas sedikit pun dalam benaknya bahwa suatu hari ia akan menjadi bagian dari kisah itu. Semuanya berubah ketika ia membuka mata di tempat yang sama sekali asing.
Istana-istana megah yang dahulu hanya hadir dalam imajinasinya kini berdiri tepat di hadapannya. Orang-orang yang selama ini hanya ia kenal melalui lembaran novel kini benar-benar hidup, bernapas, dan memanggil satu nama yang begitu dikenalnya.
Divya.
Kini, dengan jiwa seorang gadis dari abad modern yang terperangkap di tubuh seorang putri Aryāvarta, Aurelia dipaksa menjalani kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Tetapi semakin jauh ia melangkah, semakin ia menyadari bahwa kenyataan tidak selalu berjalan seperti kisah yang pernah ia baca.
Karena takdir...
tak pernah membiarkan dirinya ditulis ulang dengan mudah. Dan mungkin, alasan ia berada di sana bukanlah untuk mengubah akhir cerita, melainkan menjadi bagian dari cerita yang belum pernah dituliskan sebelumnya.
---
"Some stories are written. Some are lived." 🤍
Cerita ini merupakan karya fiksi yang terinspirasi dari Mahabharata. Seluruh alur, karakter, hubungan antartokoh, dan beberapa peristiwa telah diubah atau ditambahkan demi kebutuhan cerita. Oleh karena itu, mohon untuk tidak menjadikan cerita ini sebagai acuan atau representasi dari kisah Mahabharata yang sesunggu