effortleness
- Reads 15,669
- Votes 1,641
- Parts 23
Pangeran Evander Harris Wiratmadja lahir dari keluarga darah biru yang bercampur politik. Di usia tiga puluh tujuh tahunnya, misinya ialah duduk di kursi kabinet.
Sebuah syarat di berikan sang ayah jika Harris ingin karir politiknya lancar. Alhasil, Harris terpaksa menerima perjodohan yang dinahkodai sempurna oleh kedua orang tuanya.
Bertemu dengan Shazfiona Pramoedya Miranda, dokter umum di rumah sakit yang dimiliki oleh ayah Harris. Sang ayah menyarankan Harris untuk menikah dengannya.
Harris yang selalu memakai logika untuk segala rencana dan keputusan yang diambilnya. Perasaan tak akan dapat menyentuh dan mengubah susunannya.
Sampai Fiona hadir dalam hidupnya. Dokter yang terbiasa teliti dan memiliki empati yang seimbang.
Sang puan yang dinilai Harris akan langsung tunduk pada kesepakatan, malah terkekeh ringan. "Pernikahan yang anda tawarkan, tidak seperti yang saya harapkan."
"Memangnya pernikahan apa yang kamu harapkan?"
Fiona dengan berani menatap mata Harris. "Pernikahan yang enggak cerai."
_________________________________________