langitmaya
"Kekuasaan itu yang menentukan hidupmu... berdiri dalam kehormatan atau jatuh dalam lumpur kehinaan."
Peien masih belum sepenuhnya belajar tentang kehidupan. Namun ia sudah merasakan berdiri di puncak dan dalam sekejab jatuh ke jurang kegelapan.
Ia tidak pernah menyangka kehormatan yang begitu diperjuangkan dan dipertahankannya, akan dengan mudah di renggut paksa.
Dia harus berjuang untuk bisa memberikan nilai pada dirinya sendiri. Dia tidak ingin terus jatuh. Dia tidak ingin selamanya tinggal disini.
Jadi ia mulai merangkak, menemukan helai demi helai makna yang hilang.
Sampai orang itu datang. Jiang Heng, meraih tangannya, memberinya ruang.
Namun, apakah semua itu murni?
Atau adakah niat tersembunyi dibaliknya?
"Aku akan menjadi pion bagimu. Aku juga akan menjadi pedang di tanganmu. Tapi... ada harga yang harus dibayar."