goldenayes
Berawal dari hantaman bola nyasar yang mendarat mulus di dahinya, Clarissa justru merasa baru saja mendapat "stempel resmi dari masa depan" untuk mengejar Cakra-sang pangeran es jalur IPA yang iritnya minta ampun kalau ngomong. Menggunakan taktik delusional stadium akhir, Clarissa nekat merilis konser puisi dadakan pakai Miccrofon curian di tengah lapangan, nekat sliding manja di kantin, sampai menantang maut di parkiran motor! Bagi Clarissa, penolakan Cakra bukanlah akhir, melainkan awal dari perhitungan rekor dunia sejarah asmara.