DyraMay
- Reads 567
- Votes 100
- Parts 10
**"Nggak apa-apa, Mas... kalau waktu kita habis di sini, cari aku lagi di kehidupan selanjutnya, ya?"**
> ---
>
>
> Di kehidupan yang sekarang, Zara tidak pernah tahu alasan kenapa dadanya selalu mendadak sesak setiap kali melihat jembatan tinggi di kala hujan deras. Dia juga tidak paham kenapa ada penolakan besar di hatinya setiap kali mendengar kata 'London'. Demi mengubur trauma tanpa alasan itu, Zara memilih hidup sebagai *Project Manager* yang kaku, dingin, dan gila kerja.
> Sampai takdir membawanya masuk ke dalam proyek restorasi kota dan mempertemukannya dengan Yesaya. Arsitek perfeksionis yang menyebalkan, tapi sialnya selalu berhasil mengacaukan ritme jantung Zara hanya lewat satu tatapan mata yang terasa begitu familier.
> Hubungan mereka murni profesional, dingin, dan berjarak. Bahkan usaha keras dari geng sahabat mereka-Bimo, Muti, Naura, dan Rama-untuk mendekatkan keduanya selalu mental begitu saja.
> Namun, benteng es itu runtuh dalam satu malam. Sebuah insiden di atas jembatan kota saat hujan badai memaksa Yesaya mencengkeram erat pergelangan tangan Zara. Sentuhan kulit yang memicu kilasan memori tragis, hingga sebuah panggilan lama yang intim dan penuh keputusasaan refleks lolos dari bibir Zara.
> Tubuh mereka boleh lupa, nama mereka boleh berubah, tapi jiwa mereka tidak pernah ingkar janji. Di kesempatan kedua ini, apakah semesta akhirnya mau memberikan cinta mereka waktu?