mamaknyasunoo_
- Reads 3,074
- Votes 446
- Parts 31
Bagi Kavindra, dunia adalah tentang manusia, kebijakan, dan grafik ekonomi yang harus stabil. Baginya, anak IPA itu membosankan, kaku, dan hanya bisa bicara dengan benda mati. Terutama Phiraksa, si jenius Biokimia yang hobi mengacaukan harinya dengan istilah-istilah laboratorium yang tidak masuk akal.
Bagi Phiraksa, hidup adalah reaksi kimia yang pasti. Anak Soshum baginya adalah kumpulan orang yang terlalu banyak bicara tanpa bukti empiris. Terutama Kavin, si aktivis Ekonomi yang sumbu pendek dan selalu merasa paling benar dengan data-data kemiskinannya.
Ketika sebuah proyek riset lingkungan memaksa mereka bersatu, dua kutub fakultas ini tidak hanya beradu teori, tapi juga adu harga diri. Sebuah taruhan dimulai: Siapa yang laporannya paling sempurna, dan siapa yang paling cepat mendapatkan pacar, dia adalah pemenangnya.
"Gue bakal buktiin kalau teori lo nggak punya nilai jual di pasar, Phirak!"
"Dan gue bakal buktiin kalau emosi lo itu cuma reaksi hormon yang nggak stabil, Kavin. Lo butuh gue buat menetralisirnya."