fleurivoeux's Reading List
3 stories
Non-Refundable Feelings by dikalanila
dikalanila
  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 3
Aksa tidak berniat untuk mengingat Noni. Ia hanya terjebak dalam kebijakan non-refundable-nya, lagi dan lagi. Hal tersebut membuatnya bertanya-tanya ... jika sungguh terjebak, kenapa tak bisa mengelak? -- Semua dimulai dari sebuah bola basket dan segelas jeruk kecut. Untuk pertama kalinya, Aksa bertemu tatap dengan gadis itu. Alisnya lentik dan matanya cantik. Parasnya manis. Tapi sayangnya tak sampai membuat jeruknya tak lagi kecut, sebab gadis itu kemudian cemberut. Sial, kenapa pikirannya jadi melantur begini? Gadis itu masih berdiri di hadapannya, menyodorkan tangan sambil berkata, "Ayo, bayar utang lo." Aksa mengerjap. 'Trik marketing,' pikirnya ketika pertama kali hal ini terjadi. Entah kenapa, ia membiarkannya terulang lagi. Seolah gagal mengingat bahwa ia sudah mengingat-ingat untuk tidak mengingat gadis itu. Kini ia terperangkap dalam kebijakan no return, non-refundable. "Besok, ya," katanya. Besok, Aksa tahu mereka akan mengulang skenario seperti ini. Besok, Aksa akan mengingat-ingat untuk tidak mengingat gadis itu lagi. Besok, gadis itu akan hadir, dan dengan segala upayanya yang tak pernah gagal, membuat Aksa mengingat kembali. Kursi kayu itu menjadi saksinya. Sebelum waktu menunjukkan pukul lima sore. Cerita ini tentang Aksa dan Noni, dan segala sesuatu yang terjadi di antara mereka, dimulai dari sebuah bola basket dan segelas jeruk kecut.
The Leftovers of Yesterday by fleurivoeux
fleurivoeux
  • WpView
    Reads 228
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 12
Yang belum nikah Davina, yang repot orang-orang sekitar. Baginya, menikah bukanlah hal yang sederhana. Terlahir dari latar belakang keluarga yang tiba-tiba broken home, membuatnya harus menjadi tulang punggung dadakan. Mimpi yang sudah dirancang begitu rapi di depan mata perlahan-lahan harus dilepaskan demi kesejahteraan Ibu dan Adik. Sayangnya, segala jerih payah yang dilakukan Davina untuk keluarganya tidak berbuah baik. Sekali lagi, ia dituntut sang Ibu untuk merelakan kebebasannya. Ia diminta untuk segera menikah dalam jangka waktu dekat karena adiknya yang hamil di luar nikah. Di dalam aturan keluarga Ibu, mendahului anak tertua untuk menikah adalah sebuah pantangan atau dianggap tabu. Muak dengan adanya perjodohan paksa dengan pria-pria kenalan Ibunya yang tidak jelas bibit, bebet, dan bobotnya, Davina mengiakan dirinya untuk menjadi kontestan uji coba di sebuah biro jodoh elit milik sahabatnya. Alih-alih bertemu dengan orang baru, ia malah bertemu dengan Marco. Seseorang dari kepingan masa lalu, yang ditinggalkannya tanpa alasan tujuh tahun lalu. Sekarang, Marco kembali, tetapi bukan sebagai kekasih yang manis, melainkan pria dingin yang menawarkan sebuah kontrak pernikahan. Davina terjebak dilema. Apakah kembalinya Marco ini adalah kesempatan kedua, ataukah sekadar ajang balas dendam bagi hati yang pernah ditinggalkan tanpa kata? *** Catatan: "Cerita ini dipublikasi 30 April 2026 dan dalam proses untuk diikutsertakan dalam event Wattys2026."
The Third Wheel  by ShenitaSora
ShenitaSora
  • WpView
    Reads 160
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 21
Menjaga citra perusahaan di mata publik adalah tugas Bianca. Sayang, ia tidak pernah sempat menjaga miliknya sendiri. Satu video mengubah hidupnya. Satu video itu pula yang mengubah namanya. Julukan baru yang tak pernah ia pikirkan sebelumnya. Dipindahkan jauh dari pusat kehidupannya, Bianca mencoba bertahan dengan sisa kepercayaan diri yang ada. Sampai seseorang dari masa lalu yang seharusnya tidak mungkin kembali, muncul di hadapannya. Sementara itu, Rayyan dengan masalah berbeda. Ia masih di sini. Hanya saja, tak ada yang bisa melihatnya. Ketika dunia mulai mempermainkan apa yang nyata dan apa yang tidak, Bianca dan Rayyan harus menghadapi satu hal yang sama. Bahwa terkadang, kebenaran bukan yang jelas tampak di depan mata. Kebenaran seringnya terselip di antara ketiadaan yang sengaja diciptakan.