ijussweaa
- Reads 2,010
- Votes 188
- Parts 2
"Katanya setelah menikah semuanya bakal berubah."
BOONG, ITU GAK BERLAKU BUAT RUMAH TANGGA MERU SAMA HEMI!
Meru masih nyebelin bahkan lebih nyebelin dibanding waktu mereka belum nikah.
Masih suka usil, dan pastinya masih doyan bikin Hemi kesel dari pagi sampe malam.
Bedanya, sekarang mereka punya baby namanya Ceylon-bayi umur delapan bulan yang hobi ketawa pas liat papa Meru dijewer sama mama Hemi, belum lagi Meru yang tiap hari gak pernah absen buat godain istrinya.
"Sayang, pipi kamu makin bulet gitu."
"Kayaknya abis lahiran Ceylon, kamu ikut ngembang deh."
Hemi memejamkan matanya berusaha gak marah.
"Tambah montok, empuk enak buat di genjot."
"MERU SINI GAK LO?!!" ia mengejar Meru mengelilingi ruang tamu sambil memegang panci.
"LAH KOK NGAMOK, PAPA KAN CUMA MUJI MA!!-CEYY TOLONG PAPA!!"
Bocah kecil itu hanya tertawa melihat kedua orang tuanya bermain kejar-kejaran.
Ya seperti itu lah kegiatan mereka setelah menikah dan punya baby. Rumah isinya teriakan Hemi, tangisan Ceylon, dan keasbunan Meru yang berakhir dikasih omelan sama istrinya.
Tapi justru itu yang bikin rumah mereka terasa hidup, karena di rumah tersebut cinta mereka terus mengalir dan gak pernah berhenti.
WARNINGπβΌοΈ