LoveKoreanBoys
- Reads 6,734
- Votes 739
- Parts 7
"Gue gak tahu harus seneng atau sedih denger lo ngomong begitu, (y/n)."
"Loh, kenapa Kak?"
Heeseung tersenyum tipis, sebuah senyuman sabar yang menyembunyikan rasa sesak di dadanya karena baru saja dilempar ke dalam brother-zone. Tangannya terulur mengusap rambut gadis itu dengan sangat lembut.
"Gak apa-apa. Habisin susunya."
𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘪 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪, 𝘭𝘰 𝘣𝘢𝘬𝘢𝘭 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘨𝘶𝘦 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘯𝘨𝘨𝘢𝘬 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘯𝘪𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘢𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘰.
[Sinopsis]
Bagi seorang (y/n), hidup ini punya aturan yang sederhana: kuliah dengan benar, pertahankan IPK sempurna, dan jauhi urusan asmara. Karakter pribadinya yang tenang, elegan, dan sedingin es membuat banyak pria mundur teratur. Ditambah lagi, dia punya Park Sunghoon-abang kandung yang protektifnya setengah mati sekaligus pangeran kampus yang siap mendepak siapa saja yang berani mendekati adiknya.
Namun, ada satu pengecualian.
Lee Heeseung. Sahabat terdekat Sunghoon yang memiliki pembawaan dewasa, tenang, dan tidak banyak bertingkah.
Selama bertahun-tahun, (y/n) menaruh Heeseung di zona aman. Di matanya, Heeseung adalah sosok "abang kedua" yang sangat bisa diandalkan. Dia tidak peka bahwa setiap tatapan dalam Heeseung saat menyelinap ke dapur, setiap susu kotak stroberi yang mendarat di pangkuannya saat hujan, dan setiap kesabaran pria itu adalah bentuk cinta yang terpendam rapi.
Heeseung tidak ingin menjadi abang. Dan dia membuktikannya dengan cara yang paling nekat: datang membawa seluruh keluarganya untuk melamar (y/n) tepat setelah wisuda.
Mampukah ketulusan dan kelembutan seorang Lee Heeseung meruntuhkan tembok pertahanan sang Putri Es setelah mereka terikat dalam janji suci pernikahan? Ataukah (y/n) akan selamanya terjebak dalam rasa canggung karena menikahi sahabat abangnya sendiri?
-
slowburn, ma