ddyblue
Satu kesalahan di masa lalu, satu abad hukuman di masa depan. Berapa harga yang sanggup kau bayar untuk sebuah kesempatan kedua?
Nirmala sudah sampai di batas akhir. Karier yang hancur, penghianatan dari sang kekasih, hingga kepergian kedua orang tuanya membuat dunia terasa seperti penjara yang menyesakkan. Di atas gedung kantornya yang dingin, perempuan berambut panjang itu siap melepas segalanya-berharap kematian akan mempertemukannya kembali dengan pelukan hangat ayah dan ibunya.
Namun, maut tidak menjemputnya dengan kegelapan. Maut datang dalam wujud Biru, seorang malaikat pencabut nyawa berjas hitam dengan tatapan sedingin es.
Biru menawarkan sebuah kontrak yang terdengar mustahil. Nirmala bisa kembali ke masa SMA untuk memperbaiki benang takdir yang kusut. Jika dia berhasil mengubah nasibnya, kehidupan layak menantinya di masa depan. Namun, jika perempuan itu gagal, napasnya akan berhenti saat itu juga.
Dalam satu jentikan jari, Nirmala terbangun di kamar lamanya. Dia kembali memiliki segalanya-termasuk raga orang tuanya yang begitu ia rindukan.
Namun, di tengah misi hidup dan mati itu, fokus Nirmala goyah. Dia terjebak dalam obsesi mengejar Gavin, cinta pertama yang dulu mengabaikannya. Tanpa Nirmala sadari, bahaya tak kasat mata mulai mengintai nyawanya dan Biru-sang malaikat yang seharusnya tidak berperasaan-mulai melanggar aturan suci langit demi melindunginya.
Di antara kontrak yang mematikan dan cinta segitiga dengan sang penjaga maut, Nirmala harus memilih. Memperbaiki masa lalu demi masa depan atau kehilangan keduanya selamanya. Sebab di dunia ini, tidak ada keajaiban yang datang tanpa pengorbanan.