Estellevie
- Reads 183
- Votes 93
- Parts 13
Katanya, hal paling susah dari sebuah perjodohan adalah menyatukan dua kepala. Tapi bagi Valia, masalahnya bukan itu. Masalahnya adalah Rey. Laki-laki itu terlalu peka. Dia tahu kapan Valia butuh air putih sebelum Valia merasa haus. Dia tahu Valia sedang takut saat petir menyambar, bahkan sebelum Valia sempat menutup telinga.
Bagi Valia, gengsi adalah harga mati. Dia lebih memilih mengomel panjang lebar tentang hal sepele daripada mengaku kalau dia butuh pelukan Rey. Tapi Rey tidak pernah keberatan. Dia selalu punya cara untuk menarik Valia ke dalam dekapannya, membungkam semua omelan Valia dengan kehangatan yang bikin Valia lupa caranya marah.