AgnesLee9
Tagline: Sekali melangkah masuk, jiwamu bukan lagi milikmu.
Sinopsis
Enam mahasiswa terpilih Aris, Bagas, Dimas, Selly, Maya, dan Tiara menganggap program KKN (Kuliah Kerja Nyata) di Desa Piningset hanyalah formalitas akademik biasa. Terletak jauh di pedalaman hutan yang tidak terpetakan, Piningset menyambut mereka dengan kabut abadi dan penduduk yang bicara dalam teka-teki.
Namun, Piningset bukanlah desa biasa. Desa ini adalah sebuah "ruang isolasi" gaib yang memegang prinsip kuno: Apa yang masuk, telah mati bagi dunia luar.
Ketegangan mulai memuncak saat mereka menyadari bahwa jalan setapak yang mereka lalui untuk masuk telah hilang tertutup hutan lebat yang bergerak. Di tengah rasa frustrasi, ketakutan, dan keputusasaan karena terjebak tanpa sinyal, moralitas kelompok tersebut mulai runtuh.
Puncaknya, sebuah pelanggaran besar terjadi. Di dalam bangunan terlarang yang dianggap sebagai jantung kesucian desa, sebuah perbuatan tidak senonoh dilakukan sebagai bentuk pelarian dari rasa stres yang mencekam. Mereka tidak menyadari bahwa Desa Piningset tidak hanya melihat, tapi juga merasakan "kotoran" yang mereka tinggalkan.
Hukum adat yang mengerikan pun dijatuhkan. Satu per satu dari mereka mulai mengalami transformasi mengerikan. Bukan sekadar hantu yang mengejar mereka, melainkan kutukan yang menuntut pembersihan lewat darah. Di Piningset, tidak ada pintu keluar; yang ada hanyalah pilihan untuk menjadi tumbal atau menjadi bagian dari keabadian desa yang terkutuk itu.
"Di sini, dosa tidak untuk dimaafkan, tapi untuk dibayar tuntas."