VionaGracelyn
- Reads 166
- Votes 36
- Parts 21
Bagi Alettha, usia 17 tahun seharusnya berisi tentang ujian kelulusan, latihan basket, dan mengejar beasiswa ke luar negeri. Namun, dunianya runtuh saat makan malam keluarga yang biasanya tenang berubah menjadi pengumuman "pertunangan bisnis".
Alettha dijodohkan dengan Narendra, cowok paling menyebalkan di sekolah. Naren adalah tipe murid yang menghuni kursi belakang, jarang mencatat, tapi selalu punya jawaban sinis untuk setiap argumen Alettha di kelas debat.
"Ini bukan zaman Siti Nurbaya, Yah! Kita ini hidup di era digital, masa depan Alettha nggak bisa ditentukan lewat jabat tangan antar kolega," protes Alettha.
Ayahnya hanya menyesap teh dengan tenang. "Ini bukan cuma soal bisnis, Ta. Ini soal janji kakekmu. Dan lagipula, Naren anak yang baik."
Bagaimana kelanjutannya?