Greza0
- Reads 74,717
- Votes 3,093
- Parts 32
"Ini serius aku di tolak lagi, El? seenggak bisa
itu kah cinta aku di terima...?
"We're friend, Estern. Aku nggak punya perasaan yang sama kayak kamu, sorry..."
"Misal di waktu yang akan datang aku bilang gini lagi, apa jawaban yang aku dapat akan tetap sama...?"
"Ya."
.......
Malam itu, selesai dari perayaan ulang tahun
kelima belasnya, harapan besar yang selalu di dambakan bertahun-tahun lalu, harus kembali melebur hancur.
Kecewa, bukan hal baru lagi baginya. Namun dia sadar tidak bisa terlalu larut dalam kegagalan kesekian kalinya ini.
Hari itu pasti akan tiba. Entah selama apapun, akan dia tunggu. Berkali-kali mendapat penolakan dari seseorang yang tak hanya dia anggap sebagai teman hidup, semuanya hanyalah akan dia anggap sebagai rintangan tak berarti yang tak perlu di gubris.
Tekad yang lebih besar - perlahan terbentuk menjadi lebih kuat dan kokoh. Tak akan dia biarkan itu melebur lagi seperti yang pernah berlalu.
Janjinya pada dirinya sendiri.
"El... gak peduli mau seberapa banyaknya penolakan yang kamu kasih, itu semua hanya rangkaian kata tak berarti..."
"Aku akan tetap ngejar kamu, dengar? bahkan kalau harus seumur hidup pun ngelakuinnya, atau bahkan kalau cara kotor sekalipun di perlukan - tetap akan dengan senang hati aku lakuin."
"Sampai status 'Istri Western Everesthart' tersemat dalam diri kamu... sampai perut rata kamu membesar indah mengandung para buah hati kita, semestaku..."
__________________________________________
⚠️⚠️⚠️
Cerita ini mengandung kata-kata Vulgar serta kasar, dan para karakter Underage.