oceanjourney
- Reads 11,038
- Votes 2,432
- Parts 19
Darmas Hardian anaknya Bapak Eko dan Buk Rahmi, usianya sudah 32 tahun sudah paling tua di rumahnya. Tapi Darmas ini kelakuannya tidak bisa di katakan dewasa. Kesehariannya: mabuk-mabukan di pinggiran lapangan tengah malam sama pemuda-pemuda bandel di desanya. Selain mabuk-mabuk juga malas kerja. Setiap butuh rokok atau pengen beli minuman selalu minta ke orang rumah. Jika tidak di berikan uang, maka akan mengamuk seisi rumah. Terkadang Darmas bisa berbuat nekat. Satu hari, hampir menjual emas peninggalan mendiang neneknya untuk membeli rokok dan mabuk-mabukkkan.
Pak Eko, pria paruh baya itu sudah lelah menasehati anaknya. Tidak ada yang tahan dengan sifat dan kelakuannya anaknya. Bahkan istrinya sudah angkat tangan dengan tabiat buruk anaknya. Harapan satu-satunya Buk Rahmi adalah anak bungsu, Dimas.
Sampailah getah dari perbuatannya terjadi. Darmas dalam keadaan mabuk memperkosa remaja SMA baru melangsungkan ulangtahunnya ke 17 tahun dan siap mengikuti lomba ke Provinsi pusat. Semuanya benar-benar di luar kendali seorang Darmas yang biasa tertawa paling menggelegar di pos ronda. Remaja SMA itu datang ke rumah dengan tubuh kurus dan perut sudah tampak menonjol ke depan. Buk Rahmi jelas histeris melihat hal tersebut.
Masa depan seorang remaja SMA yang memulai prestasinya harus hancur di tangan preman desa, yang suka memalak uang keluarga sendiri.
Bagaimana kisah Darmas belajar untuk menjadi dewasa dan bertanggung-jawab atas kesalahannya? Dan bisa kah remaja muda itu menerima segalanya, ketidak dewasaan Darmas, rasa malu dan masa depan yang hancur?
•
•
•
#karya yang tercipta tak luput dari kesalahan dalam penulisan/typo
#kesamaan nama tokoh, latar tempat dan waktu, semuanya tidak di sengaja
.
.
.
star:5-Juli-2026
finish:??