americanotusot
- Reads 285,495
- Votes 25,061
- Parts 59
Radan tumbuh dalam kemalangan yang seolah sudah digariskan sejak ia menghirup napas pertama. Lahir tanpa ikatan pernikahan dan dibesarkan dalam kemiskinan yang mencekik, ia belajar membenci segala hal dalam hidupnya, termasuk ibu yang melahirkannya. Baginya, kata-kata bahwa 'orang baik mati lebih dulu' hanyalah omong kosong, karena ibunya yang ia anggap jahatpun mati di usia muda, meninggalkannya sendirian di kerasnya dunia.
Kematian itu memaksa Radan menjadi bayangan di jalanan. Ia bertahan hidup dengan mengandalkan kecepatan tangan yang nyaris tak kasat mata dan kelincahan kaki untuk melesat hilang di kerumunan dalam sekejap. Di balik keahliannya sebagai pencopet ulung, Radan hanyalah remaja yang dipaksa dewasa oleh rasa lapar dan kebencian, ia berlari dari satu gang ke gang lain untuk mencari tempat yang tidak benar-benar menerimanya.
Banyak kata-kata kasar, dan adegan yang bisa membuat teman-teman tidak nyaman. Untuk itu aku minta kesadaran diri teman-teman untuk menyeleksi apa yang ada di dalam cerita ini. Mari jadi pembaca yang bijak ya. Terima kasih.